Kita sering merasa aman hanya karena tidak melakukan dosa besar yang tampak mengerikan. Tatapan lepas, ghibah tipis berkedok diskusi, atau menunda shalat hingga mepet waktu, kerap berlalu tanpa rasa sesak di dada.
Para Sahabat Nabi mengajarkan bahwa ukuran keimanan terlihat dari bagaimana hati memandang kekhilafan. Semakin hidup hati, semakin gentar terhadap dosan, bukan karena besar-kecilnya kesalahan, tapi karena sadar kepada Dzat Yang Maha Agung yang sedang diselisihi.
Jangan-jangan, ketenangan semu saat tergelincir bukan tanda ampunan, melainkan isyarat hati mulai tumpul.
{ كَلَّاۖ بَلۡۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِم مَّا كَانُوا۟ یَكۡسِبُونَ }
“Sekali-kali tidak! Bahkan apa yang mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka.” [Surat Al-Muthaffifin: 14]
*Mari periksa diri:* saat maksiat kecil lolos dari lisan dan pandangan hari ini, apakah hati masih bergetar cemas, atau kita menganggapnya angin lalu?
#nasihatislami #nasihatislam #ceramah #ceramahislam

